LOMBA ESSAY "FASHION HALAL"

 PENDAHULUAN

A. Latar persoalan

         Kata fashion mungkin sudah tak asing sekali dalam telinga kita, apalagi dengan adanya perubahan zaman yang membuat dunia fashion juga semakin berkembang pesat baik dalam pakaian, sepatu, tas dan lain-lain. Sehingga tak jarang orang berani mengeluarkan uang puluhan juta bahkan miliaran demi memiliki barang yang diminati. Oleh karena itu, dunia fashion merupakan sesuatu yang trending dizaman sekarang apalagi dikalangan kaum hawa (wanita), dan fashion sendiri memiliki banyak pengaruh dalam perekonomian bukan hanya memiliki dampak negatif  yang mana akan banyak menimbulkan banyak pengeluaran bagi konsumen namun menjadi suatu keuntungan bagi para produsen dan memberikan peluang lowongan kerja bagi para pengangguran. Nah, yang menjadi pertanyaan bagaimana fashion dalam pandangan persepektif islam dan pengaruhnya dalam dunia perekodiindonesia

                                                         ISI

Fashion (baca termasuk pakaian) memiliki definisi yang berbeda-beda, tetapi pengertian fashion pada perinsipnya tetaplah sama yakni suatu kombinasi atau perpaduan dari gaya atau stayl dengan desain yang cenderung dipilih, diterima, digemari dan digunakan oleh mayoritas masyarakat yang akan bisa memberi kenyamanan dan membuat lebih baik pada saat tertentu. Fashion banyak memiliki keuntungan contohnya dalam produksi dan pemasaran yang memiliki omset yang cukup besar terutama dalam bidang fashion pakaian, karena pakaian sendiri adalah suatu kebutuhan primer bagi masyarakat.

Usaha yang berkaitan dengan fashion emang sangat menjanjikan bagi perekonomian karena mudah untuk dijual dan peminatnya begitu banyak dan untuk memperoleh hasil atau keuntungan yang memuaskan haruslah mengetahui fashion yang disukai bangsa pasar saat ini.

Dan dengan adanya perubahan zaman atau arus globalisasi para disainer dituntut untuk mampu menciptakan sesuatu stayl yang berbeda dan jauh lebih modern. Jika tidak, orang orang akan lebih memilih produk luar yang jauh lebih modern walaupun itu sangat mahal dan ini akan banyak memiliki pengaruh dalam produksi dalam negeri dan perekonomian akan menurun bahkan ketersedian lawongan kerja akan sedikit, fashion atau barang tersebut dikatakan modern jika kita mampu memiliki kreatifitas untuk menciptakan suatu hal yang baru namun tidak meninggalakan ciri khas bangsa kita dan tetap menjalankan kodrat kita apalagi dalam dunia islam yang memiliki batasan dalam mengenakan fashion, baik itu pakaian maupun yang lain.

Dalam islam sendiri istilah fashion diartikan sebagai sesuatu yang menghiasi dan menutupi bagian-bagian tubuh atau dalam istilah agama disebut dengan aurat, yaitu apabila laki-laki batas auratnya dari pusar sampai lutut sedangkan perempuan seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Jadi, haram baginya untuk memperlihatkan lekuk tubuhnya walaupun atasnya berhijab sebagaimana firman allah dalam surat al-araf (7) 26

Oleh karena itu kita sebagai generasi muda (milineal) harus mampu menjadi brosur atau contoh baik bagi masyarakat yang lain agar tidak menimbulkan dampak yang tidak baik akibat dari perubahan zaman, dalam dunia fashion seperti halnya sikap hedosme dan konsumerisme yaitu sikap menghambur-hamburkan uang demi mengejar fashion yang sedang berkembang mulai dari tas, pakaian, aksesoris dan sebagainya, yang bermerek dan sangat mahal, padahal jika bisa dikoreksi lagi, hal itu justru hanya akan membuat mereka menjadi lebih konsumtif dan boros bukan hanya itu, saja fashion bisa disalah gunakan jika tidak mencerminkan nilai-nilai islam yang berdampak pada merasa rendah dan tidak dihargai. 

Berikut ciri-ciri atau kerateria fashion itu dikatakan baik atau buruk:

Fashion dikatakan baik dengan ciri sebagai berikut:

Tidak menimbulkan tindak kejahatan apabila dipakai misalnya tindakan kejahatan seksual dan kejahata lainya. 

Merasa nyaman ketika dikenakan. 

Orang yang mengenakan hijab hendaknya berpakaian tidak terlalu sexy bahkan sampai memprlihatkan lekuk tubuhnya.

Tidak menyiksa bagian tubuh  contahnya memakai sepatu berhak tinggi aksesoris yang tidak senono.

Tidak menghilangkan kodrat kita baik kita sebagai laki-laki ataupun perempuan contohnya banci(meniru lawan jenis).

Fashion dikatakan tidak baik dengan ciri sebagai berikut:

Menimbulkan kesesatan bagi pemakainya bahkan tindakan kejahatan.

Tidak memberi kenyamanan bagi pemakai.

Berpakaian atau hal yang lain yang tidak memperhatikan unsur-unsur yang lain seperti batasan dalam mengenakan pakaian.

Menimbulkan dampak atau kerugian bagi dirinya sendiri.

Berpakaian meniru lawan jenis. 





Komentar